"Lah, elah. Polos ya karena lo yang jagain," Raka tertawa sinis. "Tau lo, jago ngasih kotoran di kepala orang. Masa anak SMA segini polosnya? Kayak gak jaman."
Ubah peran "mengajari nakal" menjadi kakak yang mengajarkan cara membela diri, berani berpendapat, atau cara bergaul yang cerdas agar tidak mudah tertipu [3]. Genre Drama Keluarga: abg masih polos diajarin nakal sama abangnya se
Rafi memandang lemari kue sebagai “harta karun” yang selalu dijaga ketat oleh ibu. Suatu malam, ia mengintip dan menunggu kesempatan. Dengan mata bersinar, ia meminta Amir menemaninya “mencuri” sebutir biskut. Amir, yang masih polos, menolak dulu. Namun, melihat wajah Rafi yang menggemaskan, dia akhirnya mengalah: "Lah, elah